STRATEGI PENYELESAIAN MASALAH MATEMATIKA

November 17, 2011

STRATEGI PENYELESAIAN MASALAH  MATEMATIKA

Penyelesaian masalah merupakan latihan bagi siswa untuk berhadapan dengan sesuatu dengan yang tidak rutin dan kemudian mencoba menyelesaikannya.  mempelajari matematika  bertujuan agar siswa dapat mengembangkan cara berfikirnya , serta melatih siswa untuk menyelesaikan masalah. Sehingga melalui latihan penyelesaian masalah diharapkan siswa dapat mengembangkan kemampuan dalam memecahkan masalah yang di temukan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu pendekatan penyelesaian menjadi bagian penting dalam pembelajaran matematika

Matematika yang dibberikan dalam bentuk masalah akan memberikan motifasi kepada siswa agar dapat mempelajari matematika lebih dalam. Dengan di hadapkan dengan suatu masalah matematika, siswa akan berusaha menemukan penyelasaiannya melalui berbagai cara atau strategi penyelasian masalah matematika sehingga kepuasan akan tercapai apabila masalah tersebut dapat di pecahkan.

Adapun masalah-masalah dalam matematika yang dalam menyelasaikan latihan-latihan matematika seperti melibatkan logika, penalaran, dan uji coba. Untuk memecahkan masalah matematika kita harus memiliki pemikiran yang mendalamdan berbagai strategi penyelesaian masalah matematika oleh karena itu memilih strategi  yang paling tepat  dalam penyelesaian latihan-latihan yaitu dengan di antaranya menerka dan menguji kembali menyelesaikan suatu persamaan, menyelesaikan masalah yang mirip, serta menyelesaikan masalah yang setara sehingga siswa akan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang materi itu sendiri, agar siswa mengidentifikasi unsur yang di ketahui dan di tanyakan soal, serta dapat membuat rencana untuk menyelesaikan masalah untuk menyelesaikan soal dengan baik dan apabila telah dikerjakan maka jawaban yang di peroleh perlu diperiksa kembali

Pembelajaran penyelesaian tidak sama dengan tidak sama dengan pembelajaran soal-soal yang telah diselesaikan .sehingga untuk mempermudah siswa untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut maka siswa harus memiliki kemampuan untuk memahami subtansi materi yang ada pada permasalan matematika tersebut , kemampuan tersebut memegang peranan penting dalam pemecahan masalah karena siswa yang tidak mempunyai kemampuan yang memadai dalam memahami subtansi yang ada pada permasalahan tersebut akan mengalami banyak kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal. Kemudian siswa harus mempunyai keterampilan melakukan perihitungan matematika, karena hampir semua strategi pemecahan masalah matematika melibatkan perhitungan oleh karena itu keterampilan perhitungan merupakan faktor yang paling mendasar bagi siswa dalam rangka mengembangkan kemampuan siswa dalam penyelesaian soal-soal matematika.

STRATEGI PENYELESAIAN MASALAH  MATEMATIKA

 

 OLEH :

                                                                                                                       

                                                                                                                          IRMAN RUSLI

                                                                                                                         NPM : 11 221 118

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS DAHYANU IKSANUDDIN

BAUBAU

2011

 


MAKALAH SEJARAH KOMPUTER

November 10, 2011

DAFTAR ISI

Halaman Judul i
Daftar Isi ii
Pembahasan 1 – 17

ii

PEMBAHASAN

1. PENGERTIAN KOMPUTER
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti “komputer” adalah “yang memproses informasi” atau “sistem pengolah informasi.”

2. SEJARAH KOMPUTER
a. Penggolongan Alat Pengolah Data
Bagaimanapun juga alat pengolah data dari sejak jaman purba sampai saat ini bisa kita golongkan ke dalam 4 golongan besar:
1) Peralatan manual: yaitu peralatan pengolahan data yang sangat sederhana, dan faktor terpenting dalam pemakaian alat adalah menggunakan tenaga tangan manusia. Contoh : Abacus
Abacus, yang muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini, dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi. Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji­bijian geser yang diatur pada sebuh rak. Para pedagang di masa itu menggunakan abacus untuk menghitung transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, terutama di Eropa, abacus kehilangan popularitasnya.

2) Peralatan Mekanik: yaitu peralatan yang sudah berbentuk mekanik yang digerakkan dengan tangan secara manual
a) Pascaline
Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623­1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak.
Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan.
Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646­1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda­roda gerigi. Dengan mempelajari catatan dan gambar­gambar yang dibuat oleh Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan alatnya.
b) Kalkulator Mekanik(Arithometer)
Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik dasar. Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

3) Peralatan Mekanik Elektronik: Peralatan mekanik yang digerakkan oleh secara otomatis oleh motor elektronik
a) Mesin Uap Differensiil
Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seoarng profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791­1871). Tahun 1812, Babbage memperhatikan kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika. Mesin mekanik sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan; sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah­langkah tertenu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik.
Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukan perhitungan persamaan differensil. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis
b) Analytical Engine
Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage tiba­tiba terinspirasi untuk memulai membuat komputer general­ purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine.
Asisten Babbage, Augusta Ada King (1815­1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Anlytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dalam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita yang pertama.
Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan kepadanya. Mesin uap Babbage, walaupun tidak pernah selesai dikerjakan, tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan standar masa kini. Bagaimanapun juga, alat tersebut menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting. Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, desain dasar dari Analytical Engine menggunakan kartu­kartu perforasi (berlubang­lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut.
Pada 1889, Herman Hollerith (1860­1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.

4) Peralatan Elektronik: Peralatan yang bekerjanya secara elektronik penuh
Pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole (1815­1864) berupa sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat dinyatakan sebagai benar atau salah. Dengan mengaplikasikan kondisi benar­salah ke dalam sirkuit listrik dalam bentuk terhubung­terputus, Atanasoff dan Berry membuat komputer elektrik pertama di tahun 1940. Namun proyek mereka terhenti karena kehilangan sumber pendanaan.

b. Penggolongan Komputer
Penggolongan komputer berdasarkan 5 hal:
1) Data yang diolah
a) Komputer Analog
digunakan untuk mengolah data kualitatif, bekerja secara kontinu dan parallel, biasanya tidak memerlukan bahasa perantara. Contohnya komputer yang digunakan dirumah sakit untuk mengukur suhu, kecepatan suara, voltase listrik.

Gambar 1 Komputer Analog

b) Komputer Digital
Digunakan untuk mengolah data kuantitatif (huruf, angka, kombinasi huruf & angka, karakter­karakter khusus) biasanya memerlukan bahasa perantara. Contohnya komputer PC dll.

Gambar 2 Komputer Digital

c) Komputer Hybrid
Merupakan kombinasi antara komputer analog dengan digital. Contohnya: Facsimile

Gambar 3 Komputer Hybrid

2) Penggunaan
Berdasarkan penguunaannya komputer dibedakan menjadi 2 yaitu :
a) Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer)
Komputer yang dirancang untuk menyelesaikan masalah yang khusus yg biasanya hanya berupa satu masalah saja. Komputer ini dapat berupa komputer digital maupun komputer analog, dan mumnya komputer analog adalah special purpose computer. Komputer ini banyak dikembangkan untuk pengontrolan yang otomatis pada proses-proses industri seperti pabrik kimia, penyulingan minyak, pabrik baja serta untuk tujuan militer
b) Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer)
Komputer yang dirancang untuk menyelesaikan bermacam-macam masalah dengan program-program yang bermacam-macam pula. Dibandingkan dengan special-purpose computer, kecepatannya lebih rendah. Dipakai untuk berbagai keperluan, untuk aplikasi bisnis, teknik, pendidikan, pengolahan kata, permainan, dsb. Komputer ini dapat berupa komputer digital maupun komputer analog, dan umumnya komputer digital adalah general purpose computer.

3) Kapasitas dan ukurannya
Berdasarkan kapasitas dan ukurannya komputer dibedakan menjadi 6 yaitu :
a) Tower (menara) adalah yang biasanya diletakkan disamping atau dibawah meja, karena ukurannya yang relatif besar, sehingga memenuhi meja. Komputer ini biasanya banyak memiliki ruang didalamnya dan banyak memiliki expansion slot (tempat untuk memasang card tambahan), sehingga bisa ditambahkan dengan berbagai perangkat tambahan.

b) Desktop (meja) adalah komputer yang ukuran sedikit lebih kecil dari dari Tower, tetapi biasanya diletakkan diatas meja. Komputer ini paling banyak dipakai karena harganya yang lebih murah bila dibandingkan dengan bentuk yang lain.
c) Portable (mudah dibawa­bawa) adalah komputer yang ukuran sedikit lebih kecil dari Desktop, karena bagian­bagiannya dapat dirangkai menjadi satu kotak saja, sehingga mudah dibawa kemana­mana. Komputer ini ditujukan bagi pemakai yang sering bertugas ilapangan, misalnya insinyur yang bertugas menyelesaikan suatu rumah atau peneliti yang mengumpulkan data dilokasi yang jauh dari kantornya. Komputer ini kurang populer karena relatif besar dan berat.
d) Notebook (buku catatan) adalah komputer yang ukurannya sebesar buku.. Notebook mempunyai ukuran yang sama dengan kerta kuarto, yaitu 8 ½ x 11 inci, tebalnya berkisar 1 hingga 1 ½ inci dan beratnya antara 4 sampai 6 kg
e) Subnotebook adalah komputer yang ukuran ada diantara komputer notebook dan palmtop. Ukuran komputer ini sedikit lebih kecil dari notebook karena ada sebagian perangkat yang tidak dipasang, biasanya disk drive.
f) Palmtop adalah komputer yang dapat digenggam, karena ukurannya yang sangat kecil. Komputer ini sering disebut handheld computer. Komputer ini tidak memerlukan aliran listrik, melainkan baterai kecil biasa (ukuran AA). Kelemahan dari komputer ini adalah layarnya yang terlalu kecil dan keyboardnya sedikit lebih kecil dari ukuran standar, sehingga menyulitkan pemakai.

4) Perkembangan Hardware
Berdasarkan perkembangan hardware, komputer terbagi dalam 5 generasi yaitu:
a) Komputer Generasi Pertama (1946­1959)
Dengan terjadinya Perang Dunia II, negara­negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer.
Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer.
(1) Colassus
(2) Mark I
(3) ENIAC
(4) EDVAC
(5) UNIVAC I
Ciri komputer generasi pertama adalah:
 Penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar)
 Adanya silinder magnetik untuk penyimpanan data.
 Instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu.
 Setiap komputer memiliki program kode­biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.

b) Komputer Generasi Kedua (1959­1964)
Stretch dan LARC

Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery­ Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer­komputer ini,yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya.
Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan­singakatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960­an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen­komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis­bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji.
Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business­Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata­kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer). Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.
Ciri-ciri komputer pada generasi kedua:

 Penggunaan transistor sehingga ukurannya lebih kecil
 Adanya pengembangan memori inti­magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya
 Penggantian dari bahasa mesin menjadi bahasa Asembly
 Muncul bahasa pemrograman COBOL dan FORTRAN

c) Komputer Generasi Ketiga (1964­1970)
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian­bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen­komponen ke dalam suatu chiptunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen­komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan system operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Ciri-ciri komputer pada generasi ketiga:

 Penggunaan IC(Intregrated Circuit)
 Ukuran komputer menjadi lebih kecil
 Ditemukannya Sistem Operasi

d) Komputer Generasi Keempat (1979­sekarang)
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen­komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980­ an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Ultra­Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer.
Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang­orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan­perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahantahun 1970­an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer­komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980­an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan system grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat. Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara­cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer­komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar
Ciri-ciri komputer pada generasi keempat:
• Digunakannya LSI, VLSI, ULSI
• Digunakannya mikroprosesor

e) Komputer Generasi Kelima
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi­fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata­kata secara langsung.
Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi semkain memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model Von Neumann. Model Von Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.

Ciri-ciri komputer pada generasi keempat:
• Adanya kecerdasan buatan
• Mengkoordinasikan CPU secara serempak
• Adanya teknologi super konduktor

5) Sejarah Komputer berdasarkan perkembangan software

Gambar 4: Perkembangan Software dalam berbagai Era

a) Era Pioner
Bentuk perangkat lunak pada awalnya adalah sambungan­sambungan kabel ke antar bagian dalam Komputer. Cara lain dalam mengakses komputer adalah menggunakan punched card yaitu kartu yang di lubangi. Penggunaan komputer saat itu masih dilakukan secara langsung, sebuah program untuk sebuah mesin untuk tujuan tertentu. Pada era ini, perangkat lunak merupakan satu kesatuan dengan perangkat kerasnya. Penggunaan komputer dilakukan secara langsung dan hasil yang selesai di kerjakan komputer berupa print out. Proses yang di lakukan di dalam komputer berupa baris instruksi yang secara berurutan di proses. Contoh komputer pada era ini adalah komputer ENIAC.

b) Era Stabil
Pada era stabil penggunaan komputer sudah banyak di gunakan, tidak hanya oleh kalangan peneliti dan akademi saja, tetapi juga oleh kalangan industri / perusahaan. Perusahaan perangkat lunak bermunculan, dan sebuah perangkat lunak dapat Menjalankan beberapa fungsi, dari ini perangkat lunak mulai bergeser menjadi sebuah produk. Baris­baris perintah perangkat lunak yang di jalankan oleh komputer bukan lagi satu­satu, tapi sudah seperti banyak proses yang di lakukan secara serempak (multi tasking). Sebuah perangkat lunak mampu menyelesaikan banyak pengguna (multi user) secara cepat/langsung (real time). Pada era ini mulai di kenal sistem basis data, yang memisahkan antara program (pemroses) dengan data (yang di proses).
c) Era Mikro
Sejalan dengan semakin luasnya PC dan jaringan komputer di era ini, perangkat lunak juga berkembang untuk memenuhi kebutuhan perorangan. Perangkat lunak dapat di bedakan menjadi perangkat lunak sistem yang bertugas menangani internal dan perangkat lunak aplikasi yang digunakan secara langsung oleh penggunannya untuk keperluan tertentu. Automatisasi yang ada di dalam perangkat lunak mengarah ke suatu jenis kecerdasan buatan.
d) Era Modern
Saat ini perangkat lunak sudah terdapat di mana­mana, tidak hanya pada sebuah superkomputer dengan 25 prosesornya, sebuah komputer genggampun telah di lengkapi dengan perangkat lunak yang dapat di sinkronkan dengan PC. Tidak hanya komputer, bahkan peralatan seperti telepon, TV, hingga ke mesin cuci, AC dan microwave, telah di tanamkan perangkat lunak untuk mengatur operasi peralatan itu. Dan yang hebatnya lagi adalah setiap peralatan itu akan mengarah pada suatu saat kelak akan dapat saling terhubung. Pembuatan sebuah perangkat lunak bukan lagi pekerjaan segelentir orang, tetapi telah menjadi pekerjaan banyak orang, dengan beberapa tahapan proses yang melibatkan berbagai disiplin ilmu dalam perancangannya. Tingkat kecerdasan yang di tunjukkan oleh perangkat lunak pun semakin meningkat, selain permasalahan teknis, perangkat lunak sekarang mulai bisa mengenal suara dan gambar.


BUKU PANDUAN

Mei 7, 2011

I. Sekilas tentang CDI Digital
Perkembangan teknologi mesin sepeda motor secara mekanikal telah mengalami kemajuan sangat pesat tetapi tidak sebanding dengan perkembangan electronic yang mengendalikan mesin. Dengan konsep Digital semua perangkat yang dikendalikan akan lebih presisi.
Oleh sebab itu, kami telah melakukan penelitian selama bertahun-tahun dan mengembangkan sistem pengapian CDI (Capacitance Discharge Ignition) berbasis teknologi Digital.
Digital CDI yang kami kembangkan bekerjasama dengan perusahaan terbesar di dunia untuk microcontroller (microchip komputer) yaitu Phillips Semiconductor.
Digital CDI adalah sistem pengapian CDI yang dikendalikan oleh microcomputer agar Ignition Timing (waktu pengapian) yang dihasilkan sangat presisi dan stabil sampai RPM tinggi. Akibatnya pembakaran lebih sempurna dan hemat bahan bakar, serta tenaga yang dihasilkan akan sangat stabil dan besar mulai dari putaran rendah sampai putaran tinggi. Dengan Digital CDI, emisi yang dihasilkan juga sangat rendah itu sebabnya kami juga menyebut
teknologi Digital CDI kami dengan GREEN CDI (CDI Hijau = ramah lingkungan).
Digital CDI Hyper Band merupakan pengembangan pertama yang berbasis digital dengan kurva pengapian terprogram untuk menghasilkan powerband yang sangat lebar hingga mencapai lebih dari 20.000 rpm tanpa adanya batasan (limiter).
Digital CDI Dual Band adalah CDI Digital pengembangan kedua yang kami ciptakan untuk keperluan Standard, Tune Up, Racing dan kompetisi. Dengan teknologi Dual Band, kami menggabungkan seluruh keperluan pemakaian sepeda motor yaitu :
“Standard & Tune Up, Tune Up & Racing dan Racing & Competition”.
CDI Dual Band terdiri dari dua kurva pengapian yang telah diprogram secara permanen dan disesuaikan dengan kebutuhan di atas. Kurva-kurva pengapian tersebut dibuat berdasarkan hasil penelitian dan percobaan yang dilakukan secara sistematis melalui team Balap “ Bintang Racing Team (BRT)”.
CDI Dual Band juga menganut teknologi Hyper Band (tanpa limiter) dan dilengkapi ALVP (Automatic Low Voltage Protection) untuk menghindari kerusakan fatal akibat tegangan supply yang minim (accu tekor).
CDI Dual Band sangat bermanfaat untuk para pencinta motor yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Secara garis besar CDI Dual Band terdiri atas beberapa aplikasi, sbb :
1. Standard dan Tune Up (ST).
2. Tune Up dan Racing (SR).
3. Racing dan Competition (RC).
Dalam aplikasi Racing dan Competition CDI Dual Band dapat dipadukan dengan Digital Smart Box.
II. Keuntungan CDI BRT
Keuntungan menggunakan CDI BRT adalah sbb :
1. Tenaga kuda (Horse Power) akan meningkat hingga 20%. *
2. Meningkatkan respon dan akselerasi. **
3. Power Band bertambah lebar hingga 2000 RPM.
4. Hemat pemakaian Baterai/AKI hingga 30%.
5. Hemat bahan bakar hingga 29. 0%.***
Catatan :
*) Diuji pada motor Honda Karisma 125 Standard pada tgl 10 Feb 2005 menggunakan DYNOJET 250i (Dynamometer) pada temperature 34ºC; kelembaban 34%; 994.5mBar; tenaga kuda 7.96dk pada 9000 Rpm menjadi 8.66 dk.
**) Diuji pada motor Yamaha RX KING ; pada tgl 10 Feb 2005 menggunakan DYNOJET 250i; akselerasi 0 – 100 km/jam 8 detik menjadi 6 detik pada temperature 35ºC; kelembaban 34%; tekanan 994.4 mBar.
***) Uji coba dilakukan oleh Tabloid Motor Plus edisi No.348/VI sabtu 29 Oktober 2005, hal 7; pada motor Suzuki Shogun 125; penghematan hingga 29.14%
III. Jaminan Kualitas
Semua produk CDI BRT telah 100% melalui UJI KETAHANAN dengan metoda Charging selama 8 jam pada 6000 RPM yang ekivalen dengan pemakaian 5 tahun pada kondisi normal.
VI. Petunjuk Pemasangan
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat pemasangan Digital DC CDI sbb:
a. Periksa dan pastikan tegangan Accu 12,5Volt.
b. Pastikan pemasangan kabel sesuai dengan warna yang sama bila menggunakan kabel adapter sebab jika tidak sesuai maka akan menyebabkan kerusakan/ konsleting.
c. Pastikan komponen penunjang seperti COIL, KIPROK (Rectifier Regulator) adalah Original Standar.
d. Pastikan Panjang Pick-up Pulser (Tonjolan Sensor) pada magnet (Fly Wheel) adalah standard sebab CDI telah diprogram dengan kondisi tonjolan Sensor standard.
Gambar 2 :
Fly Wheel (Magneto)
Gambar 3 :
Pulse Sensor
VII. Daftar Panjang Pick Up Pulser (Tonjolan Sensor)
PANJANG
TYPE
SISTEM
No.
MODEL
TYPE
TONJOLAN SENSOR
SINYAL PULSER
PENGAPIAN
1.
HONDA
Supra/ Legenda
12 ± 1 mm
Single – Positif
AC
DC
Single – Positif
Kirana
12 ± 1 mm
DC
Single – Positif
Mega Pro
12 ± 1 mm
AC
Single – Positif
Tiger 2000
12 ± 1 mm
DC
Karisma
38 ± 1 mm
Single – Positif
DC
Sonic 125 / CBR 150
38 ± 1 mm
Single – Negatif
AC
2.
YAMAHA
Vega-R / F1ZR
57.5 ± 1 mm
Double – Positif
DC
Double – Positif
Jupiter Z/ Nouvo/ Mio
57.5 ± 1 mm
AC
RX King
Single – Positif
3.
SUZUKI
Shogun 110
14 ± 1 mm
Single – Positif
DC
Double – Positif
Smash 110
14 ± 1 mm
DC
30 ± 1 mm
Shogun 125
Single – Positif
DC
30 ± 1 mm
DC
Satria 120 R
Double – Positif
39 ± 1 mm
Satria 150F
Double – Positif
DC
Gambar 5 : Ignition Coil
Gambar 4 :
Mengukur Pick Up Pulser
VIII. Pin Koneksi
1
2
3
6
5
4
Yamaha Jupiter Z/ Mio
1. Coil (Orange)
2. Massa (Hitam)
3. 12 Volt (Coklat)
4. Massa (Merah)
5. Pulser (Putih)
1
2
3
6
5
4
Yamaha Neuvo/ New Vega
) 1. Coil (Orange
2. Massa (Hitam)
3. 12 Volt (Coklat)
4. Massa (Merah)
5. Pulser (Putih)
6. Nol
1
2
3
6
5
4
Suzuki satria 150F
1. Coil (Putih/Biru)
2. Massa (Hitam/Putih)
3. Pulser (Biru/Kuning)
4. Massa (Orange)
5. Tacho Meter
6. 12 Volt (Hijau/Putih)
1
2
3
6
5
4
Suzuki Smash 110
1. Coil
2. Massa
3. Pulser
4. Massa
5. Nol
6. 12 Volt
5
6
4
3
2
1
5
6
4
3
2
1
Suzuki Shogun 110
1. Massa
2. Pulser
3. Coil
4. Nol
5. 12Volt
6. Nol
Suzuki Shogun 125
1. Massa
2. Pulser
3. Coil
4. Nol
5. 12Volt
6. Nol
5
6
4
3
2
1
5
6
4
3
2
1
Honda Tiger
1. Massa
2. Pulser
3. Coil
4. Nol
5. 12Volt
6. Nol
Honda Mega Pro
1. Massa
2. Pulser
3. Coil
4. Nol
5. 12Volt
6. Nol
1234Karisma1251.Koil2.Massa3.12 Volt4.Pulser1234Karisma1251.Pulser1234Sonic 125/KIRANA 1.12 Volt2.Pulser3.Massa4.Koil1234Sonic Koil 12345Supra Series1.Massa2.Pulser3.KunciKontak4.SpulInput
5.Koil
1 2
3
4 5
Supra Series
1. Massa
2. Pulser
3. Kunci Kontak
4. Spul Input
Koil12345CBR 150 1.12 Volt2.Pulser3.Tachometer4.Massa5.Koil1234512345CBR Koil
IX. Kabel Koneksi
Yamaha F1ZR
1. Orange
2. Hitam
3. Hitam/Merah
4. Hitam/Putih
5. Hijau/putih
6. Putih/Biru
7. Putih/Merah
= Input Spul
= Coil
= Massa
= Kunci Kontak
= Massa
= Massa
= Pulser
Yamaha RX KING
= Kunci Kontak
= Coil
= Massa
= Input Spul
= Pulser
1. Orange
2. Hitam
3. Hitam/Merah
4. Hitam/Putih
5. Putih/Hijau
X. Penyebab kegagalan aplikasi
Ada beberapa hal yang menyebabkan kegagalan dalam aplikasi CDI sbb :
a. Kesalahan yang disebabkan penyambungan warna kabel.(ikuti petunjuk pada poin no.VIII pin koneksi dan poin no.IX kabel koneksi).
b. Kiprok Cas (Rectifier Regulator) tidak orisinil.
c. Aki tidak terpasang dengan benar atau ACCU rusak.
d. Tegangan ACCU atau tegangan supply CDI tidak pada tegangan kerja yaitu : 11 s/d 18 volt; hal ini disebabkan karena ACCU telah rusak atau Kiprok Cas rusak atau tidak orisinil.
e. Memakai Coil yang tidak sesuai dengan spesifikasi CDI, contoh pemakaian Coil Mobil.
f. Dengan sengaja membuat konslet output CDI ke massa (biasanya memercikan api keluaran CDI ke massa).
g. Kabel massa ada yang kendur.
h. Pemasangan pemutus arus (kunci kontak) tidak pada koneksi yang benar. Perhatikan diagram pemasangan kunci kontak yang benar berikut ini :
Pemasangan Kunci Kontak yang BENAR ( ) pada DC Pemasangan Kunci Kontak yang SALAH ( X ) pada DC
Pemasangan Kunci Kontak yang BENAR pada system AC
CDI DC
Spul
Pengisian
Pulser
KOIL
BUSI
Kunci Kontak
Kiprok C
CDI DC
Spul
Pengisian
AKI (12V)
Pulser
KOIL
BUSI
Kunci Kontak
Kiprok C
CDI DC
Kunci Kontak
KOIL
Spul
AKI (12V)
BUSI
Pengisian
Pulser
XI. Tehnik Modifikasi Pengapian
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat modifikasi pemakaian CDI sbb :
1. Pin koneksi harus benar atau koneksi kabel sesuai warna dan fungsinya.
2. Panjang Pick-Up pulser (tonjolan sensor) harus disesuaikan dengan karakter CDI yang akan dipergunakan.
3. Perhatikan tehnik contoh berikut ini :
Contoh modifikasi :
1. Motor Shogun 110 ingin mengadopsi sistem pengapian CDI Karisma, maka yang harus diubah sbb :
a. Pin koneksi harus disesuaikan. (lihat no. XXX)
b. Panjang Pick-Up sensor shogun 110 standarnya 14mm, sedangkan karisma Pick-Up sensornya 38mm, oleh sebab itu Pick-Up sensor harus ditambah panjang 24mm (38mm-14mm=24mm); bagian yang ditambah panjang adalah bagian depan atau kiri .Lihat ilustrasi gambar berikut ini:
14 mm
Orisinil Shogun
14 mm
Arah putaran mesin
Diubah menjadi 38mm
Tambahan (24mm)
2. Motor Jupiter Z ingin mengadopsi sistim pengapian CDI karisma, maka yang harus diubah sbb :
a. Pin koneksi harus disesuaiakan (lihat no. XXX).
b. Panjang Pick-Up sensor Jupiter Z orisinil 57.5mm, sedangkan karisma Pick-Up sensornya 38mm, maka oleh sebab itu Pick-Up sensor harus dipotong 19.5mm (57.5mm-38mm=19.5mm) pada bagian depan atau kiri. Lihat ilustrasi gambar berikut ini :
57.5 mm
Orisinil Jupiter Z
dipotong
38 mm
Diubah menjadi 38mm
Arah putaran mesin
XII. CDI DIGITAL DC DUAL BAND
XII.1. Konfigurasi CDI Dual Band
Gambar 6 : CDI DUAL BAND
Sensor Dual Band
Konektor CDI
Indikator Dual Band
Indikator ACCU
CDI Dual Band memiliki dua kurva pengapian dimana antara kurva 1 dan kurva 2 memilki perbedaan 2°. Kurva Dual Band dapat diaktifkan melalui Sensor Dual Band menggunakan saklar On/Off.
Ada beberapa saklar penggerak yang dapat digunakan seperti contoh gambar di bawah ini :
Gambar 7 :
CDI Dual Band diaktifkan dengan saklar On/Off.
Gambar 7 di atas adalah instalasi CDI Dual Band yang diaktifkan menggunakan saklar Engine Cut Off. Berikut gambar contoh saklar yang dapat digunakan untuk mengaktifkan Dual Band :
Gambar 9 :
Saklar Engine Cut Off
Gambar 8 :
Saklar Rem Depan
Gambar 11 :
Saklar Rem Depan
Gambar 10 :
Saklar Toggle
For : DUAL BAND CDI -BRTFor BRT
Gambar 12 :
Digital Smart Box
XII.2. Digital Smart Box
Digital Smart Box (DSB) adalah kotak pintar yang dikendalikan oleh mikro Komputer yang diprogram untuk mengaktifkan dual band secara otomatis. For : DUAL BAND CDI -BRTFor BRT
Cara kerja DSB dihubungkan dengan Kopling, saklar On/Off dan Switch Gear Transmisi . DSB akan mengolah data dan menaikkan kurva pengapian sebesar 2° pada saat Engine Break dan Shift Up (Pindah Gigi) selama 0.5 detik.
DSB bekerja guna meningkatkan torsi dan putaran mesin/RPM. DSB digunakan hanya untuk keperluan Road Race dan Drag Race.
XII.3. Kinerja Dual Band
CDI Dual Band merupakan sebuah revolusi pengapian yang sangat modern dan tepat guna dalam berbagai macam aplikasi baik untuk motor 2 dan 4 langkah (stroke).
Dual Band berarti Dua Kurva, dimana kurva tersebut telah diprogram dan disesuaikan dengan kebutuhan. Kedua kurva pengapian tersebut memiliki perbedaan satu sama lain sebesar 2°. Perhatikan ilustrasi berikut ini :
BTDC
15
29
27
15
BTDC
RPM
RPM
Gambar 14 : Kurva II
Gambar 13 : Kurva I
Kedua kurva pengapian tersebut tetap menganut tanpa limiter (batasan RPM).
XII.4. Aplikasi CDI Dual Band.
Dari hasil penelitian kami, bahwa aplikasi CDI Dual Band dapat dibagi beberapa penerapan, sbb :
1. Standard dan Tune Up (ST).
Kurva I : Standard
Kurva Standard sama dengan standard original tetapi tanpa limiter, dirancang agar emisi gas buang tetap lulus dalam uji Euro 2, kami menyebutnya Green CDI (ramah lingkungan).
Kurva II : Tune Up
Kurva Tune Up dipakai untuk meningkatkan tenaga dan akselerasi.
Rekomendasi Aplikasi :
- Pemakaian : Standard dan Semi Tune Up
- Bahan Bakar : Premium dan Pertamax.
- Kondisi mesin : Standard / Semi Tune Up.
- Kompresi Ratio : 9 :1 s/d 10.5:1
- Cam Shaft : Standard/Modifikasi.
- Knalpot : Standard/ Racing
- Spuyer : Standard/Penyesuaian.
- Contoh Label :
Keuntungan : MODELP/NS/NDATETYPE:::::DUAL BANDUSED:STANDARD / TUNE UPSHOGUN 125201-20D-SG30/33-00R06070000101/07/2006 TMNPowered by : PHILIPS SemiconductorSTMODELP/SemiconductorST
a. Bahan bakar hemat hingga 29%.
b. Tenaga meningkat hingga 10%.
c. Torsi meningkat hingga 10%.
d. Akselerasi lebih cepat.
e. Ramah Lingkungan.
2. Tune Up dan Racing (TS).
Kurva I : Tune Up
Kurva Tune Up dipakai untuk meningkatkan tenaga , torsi, akselerasi dan power band yang lebih luas.
Kurva II : Racing
Kurva Racing dipakai dalam penerapan racing modifikasi untuk performa tinggi.
Rekomendasi aplikasi :
- Pemakaian : Semi Tune Up dan Racing
- Bahan Bakar : Pertamax s/d Bensol
- Kondisi mesin : Semi Tune Up s/d Full modif.
- Kompresi Ratio : 10.5 s/d 13.8:1
- Knalpot : Standard/ Racing
- Spuyer : Penyesuaian
- Cam Shaft : Standard / Modifikasi
- Contoh Label :
MODEL
P/N
S/N
DATE
TYPE
:
:
:
:
:
DUAL BAND
USED : TUNE UP/RACING
SHOGUN 125
201-20D-SG33/35-00R
060700001
01/07/2006 TMN
Powered by : PHILIPS Semiconductor
TR
3. Racing dan Kompetisi (RK)
Kurva I : Racing
Kurva Racing dipakai dalam penerapan racing modifikasi untuk performa tinggi.
Kurva II : Kompetisi
Kurva Kompetisi dipakai untuk penerapan ekstrem dari modifikasi.
Rekomendasi aplikasi :
- Pemakaian : Full Racing / Drag Race
- Bahan Bakar : Bensol dan Racing Fuel.
- Kondisi mesin : Full Modifikasi.
- Kompresi Ratio : 12.3 s/d 16:1
- Knalpot : Racing
- Spuyer : Penyesuaian
- Cam Shaft : Modifikasi
- Contoh Label : MODELP/NS/NDATETYPE:::::DUAL BANDUSED:RACING/KOMPETISIKARISMA/WAVE 125201-2KPH-K38/40-00R06070000101/07/2006 TMNPowered by : PHILIPS SemiconductorRKMODELP/SemiconductorRK
XII.5. Teknik Aplikasi CDI Dual Band
Dalam penerapannya CDI Digital Dual Band tergolong sangat unik dan istimewa karena dapat diaplikasikan dengan beberapa fungsi, sbb :
1. Sebagai Power Booster
Dalam penerapan sebagai power booster CDI Dual Band dibantu dengan saklar pengaktif Dual Band.
Gambar 15 :
Saklar ON/ OFF
Gambar 16 :
Saklar Toggle
Cara kerja :
a. Soket Dual band di hubungkan dengan saklar On/Off seperti gambar 7.
b. Dual band akan aktif jika putaran mesin melebihi 3000 RPM.
c. Jika saklar diaktifkan pada putaran awal maka kurva pengapian sbb :
Kurva II (Saklar ON)
Kurva I (Saklar OFF)

BTDC
2000
3000
RPM
Gambar 17 : Kurva Pengapian Dual Band mode I
d. Jika saklar diaktifkan pada saat putaran menengah, untuk meningkatkan RPM pada putaran mesin, maka kurva pengapian sbb :
Kurva II (Saklar ON)

Kurva I (Saklar OFF)
BTDC
2000
3000
RPM
Gambar 18 : Kurva Pengapian Dual Band mode II
e. Jika saklar diaktifkan saat awal dan dimatikan pada saat putaran mesin di RPM menengah maka, kurva pengapian sbb :
Pada aplikasi ini umumnya dipakai untuk keperluan mesin jenis 2 Langkah agar tidak terjadi Detonasi pada RPM tinggi.
BTDC
Kurva II (Saklar ON)

Kurva I (Saklar OFF)
2000
3000
RPM
Gambar 19 : Kurva Pengapian Dual Band mode III
2. Sebagai RPM Booster
Dalam penerapannya sebagai RPM Booster, CDI Dual Band dibantu dengan menggunakan saklar micro/micro switch yang biasa dipakai sebagai switch lampu rem depan, tetapi penerapannya diletakkan di handel kopling. Aplikasi ini sangat membantu pembalap pada saat memasuki tikungan dan Engine Break karena saat itu kopling ditekan dan kurva dual band akan aktif sehingga putaran mesin naik dan terjaga agar tidak turun. Kurva pengapian yang terjadi sbb :
Kopling ditekan
3000
2000

Kopling dilepas
RPM
BTDC
Gambar 20 : Kurva Pengapian sbg RPM Booster
3. Sebagai Power dan RPM Booster
Pada aplikasinya dual band bisa digabung sebagai Power Booster dan RPM Booster dengan menggunakan saklar ON/OFF dan Micro Switch yang di hubungkan secara pararel. Kombinasi ini sangat baik karena RPM Booster digunakan saat memasuki tikungan dan engine break sedangan Power Booster digunakan pada saat track lurus. Berikut rangkaian instalasi kombinasi :
Gambar 21 : Micro Switch
Gambar 22 : Instalasi di Handel Kopling
DUAL BAND
CDI
Saklar Micro/Micro swtich
Saklar ON/OFF
Ke Soket kabel
Gambar 23 : Instalasi Sebagai Power dan RPM Booster
4. Sebagai Smart Dual Band (Dual Band Cerdas)
Yang paling unik dalam penerapan CDI Dual band adalah system pengapian cerdas. Dalam aplikasinya CDI harus dikombinasikan dengan Digital SMART BOX (Kotak Cerdas). Digital Smart Box adalah kotak cerdas yang dikendalikan oleh micro computer (Micro Chip) dan bekerja sebagai pengatur timing pengapian secara otomatis sesuai situasi yang tepat pada saat pembalap
memasuki tikungan, Engine Break, Top Speed dan pemindahan gigi.
+
Ke Soket kabel
Saklar ON/OFF
Micro switch
DUAL BAND
CDI
Digital
Smart BOX
Orange
Gambar 24 : Instalasi pemasangan Digital Smart Box
Switch Transimisi
-
ACCU
12V
Cara kerja :
- Digital Smart BOX dihubungkan ke :
1. Saklar On/Off digunakan sebagai Power Booster.
2. Saklar Micro digunakan sebagai RPM Booster.
3. Switch Transmisi mesin sebagai RPM Booster, mengunakan kabel adapter.
4. Baterai/ ACCU 12Volt.
- Digital Smart Box akan mengatur kerja kurva CDI Dual Band secara otomatis.
- Jika Saklar On/Off ditekan maka Smart BOX akan memilih kurva CDI Dual Band hanya sebagai Power Booster akan aktif. Ingat Saklar harus dimatikan, bila tidak maka CDI akan berada pada kurva II saja.
- Jika Saklar Micro ditekan maka Smart BOX akan memilih kurva CDI Dual band sebagai RPM Booster, biasa digunakan pada saat Engine Break.
- Jika dihubungkan dengan Transmisi, maka Smart BOX akan menjadi RPM Booster pada saat pemindahan gigi (Shift Up). Pada saat pemindahan gigi Smart Box akan mengaktifkan kurva II dalam waktu 0,5 detik.
Hal ini diterapkan utk membantu meningkatkan torsi dan menjaga RPM pada saat perpindahan gigi.
- Digital Smart Box sangat baik digunakan untuk keperluan balap.
XIII. Automatic Low Voltage Protection/ ALVP Low Voltage Protection
AUTOMATIC
Automatic Low Voltage Protection merupakan salah satu keunggulan revisi terbaru dari CDI BRT, dimana ALVP berfungsi untuk memproteksi resiko kerusakan CDI yang disebabkan baterai/accu rusak atau tekor. ALVP akan berkerja jika tegangan kurang dari 11 Volt, sebagai indikasi maka CDI akan mengalami seperti ada batasan atau limiter. Perhatikan grafik ilustrasi berikut ini :
V Batere (Volt)
18
Catatan :
Gejala yang timbul bila ALVP bekerja maka akan timbul gejala limiter(brebet) dan menandakan bahwa ACCU sudah harus diganti atau di Cas.
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
Tegangan Kerja Batere
yang direkomendasikan
12 s/d 18 Volt
RPM x 1000
Gambar 25 :
Grafik karakteristik Automatic Low Voltage Protection
XIV. CDI Master Chip
CDI Master Chip adalah CDI
CDI Master Chip terdiri d ap
k
para mekanik balap pasti akan
Modern berbasis teknologi Digital yang mengadopsi Hyperband atau tanpa batasan/limiter yang mampu berkerja sampai 20.000 RPM. ari Master yaitu CDI dan Chip M
adalah Kurva pengapian dikendalikan oleh Micro Computer. CDI Master Chip wajib dimiliki oleh setiap Tuner/Mekani
Balap, karena CDI ini dilengkapi 16 Chips Map yang terdiri dari 16 kurva pengapian yang berbeda. Kurva pengapian tersebut terdiri dari 27° sampai 42° BTDC (Before Top Dead Center = Sebelum Titik Mati Atas/ Sebelum TMA), dimana setiap chip berbeda 1°. Oleh sebab itu
menemukan setingan yang tepat dengan kondisi mesin yang telah dimodifikasi untuk menghasilkan power yang besar dan akselerasi yang cepat.
X.IV.1. Cara Membaca Chip Map
- P.I.D = Program Indentifikasi Data.
m
BTDC = Derajat Timi
atatan :
K15SR4 merupakan kode progra
produksi.
-
-
CHIP MAP
P.I.D R4
: K15S
Pick Up: 38mm °
BTDC : 15°-27
- Pick Up = Panjang Tonjolan Pulser.
38mm menunjukkan panjangtonjolan pulser yang harus dipakai. ng Kurva Pengapian sebelum TMA.
Saat Idle/Langsam : 15° Sebelum TMA.
Saat Advance : 27° Sebelum TMA.
C
tersedia 16 pcs yaitu 15°-27° s/d 15°-42°.
IV.2. Aplikasi CDI Master Chip
- Chip Map
X
DI universal yang dapat
Cdi Master Chip merupakan C
diaplikasikan pada semua motor 4 langkah.
Beberapa hal yang diperhatikan :
n pulser harus sesuai yang
D sangat bermanfaat
V. CDI Special Order
1. Pin Koneksi harus benar.
2. Panjang Pick Up/Tonjola
tertera di label Chip Map. alam aplikasinya CDI Master Chip
untuk menyeting mesin dengan hasil maksimal dan sangat mudah digunakan karena cukup mengganti-ganti Chip Map yang sesuai dengan kondisi settingan mesin layaknya seperti ganti spuyer karburator.
X
ajib dimiliki setiap tuner/mekanik
CDI Master Chip w
sebagai Development Tools (Alat Riset dan Pengembangan), karena bila setting mesin telah cocok dengan Chip Map tertentu maka tuner dapat langsung order CDI sesuai program Chip Map yang dipesan dengan harga normal. Cara memesan CDI Special Order
1. Tentukan model soket CDi yang diinginkan.
.
pon/SMS
di +62-852-1326-22-11.
2. Sebutkan P.I.D, Panjang Pick Up dan BTDC
3. Hubungi Customer Service BRT melalui tele


tips menghilangkan slip kopling F1zr (versi irman pmpkosongsembilan)

April 9, 2011

Kawan – kawan disini saya akan menjelaskan bagaimana mengurangi slip kopling pada motor F1zr dan tarikan lebih ringan. Biasanya Kopling slip terasa pada saat kita memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, dan terasa pada saat mulai melepas kopling dan menekan gas. Rpm motor terasa kencang namun laju motor masih belum sesuai dengan rpm tersebut. Itu di akibatkan selipnya kopling kendaraan. Hal ini sering terjadi bila kampas kopling/plat koplingnya telah habis atau menipis. Ataupun biasanya karena mesin motor telah ada perubahan pada kompresi atau power motor, jadi rpm cepat naik, sedangkan rotasi roda tidak terbawa oleh putaran rpm yang cepat naik tersebut yang dikarenakan selip kopling.
Kita dapat mencegah hal tersebut dengan cara mengecek 1 Set kopling yang terdapat pada motor itu. Lihat Kampas Kopling apakah masih bagus dengan ciri tebal dan masih bercorak, atau Pelat koplingnya, apakah sudah tipis. Bila sudah tipis coba ganti dengan yang baru, usahakan tidak buatan Lokal, biasanya ada efek samping ( Oli cepat kotor, masih terasa selip ). Ganti dengan orsi atau merek pabrikan. atau lihat rumah kopling apakah sudah tipis.
Bila hal tersebut telah di coba dan tetap terasa Selip Kopling, sekarang kita bermain di per kopling, biasanya motor kalau udh kayak gini power dah di rubah jadi lebih besar, makanya msh selip. Yang saya tahu, per Kopling motor F1zr bisa diganti dengan per Kopling RX-King(ini telah di alami motor saya dan hasilnya cukup ) sama ini juga jangan beli yang Lokal, harga beda jauh., kualitas pun jauh. orsi lebih mantap. atau per kopling ganti dengan merk2 balap ( TDR ato BRT ato dll).
sekian tips dari saya , smoga bermanfaat bwt kalian pecinta F1zr……


CARA BIKIN MX-MU KENCANG Settingan dan cara buat MX mu ngebutz!!!

April 9, 2011

Kalo untuk mengoptimalkan performa
MX (sampe batas max standarnya) bisa dilakukan dengan mengupgrade pengapian (CDI, koil, busi), menambah main jet/pilot jet di karburator atau upgrade kampas/per kopling. Performa MX bakal jadi maximal, lebih efisien dan bertenaga dari standar pabrik. Tapi itu masih di dalam batas kemampuan mesin standarnya. – Sedang untuk menambah performa, gak ada jalan lain, harus maen2 di mesin dan system pembakaran. Yang paling ringan mungkin ganti karburator dengan yang venturinya paling gede, mengupgrade jeroan mesin (Piston, gearbox dll) sampe mengganti blok mesin dengan yang ber-cc lebih besar. Kemampuan MX pasti lebih meningkat dari standarnya, asal settingannya pas. CDI BRT hyperband/dualband limiternya sampe 20ribu RPM. Karena itu bisa disebut unlimit karena jarang ada motor yang mesinnya sanggup sampe 20ribu RPM. Motor2 di MotoGP aja rata2 cuman sampe 17 – 18ribu RPM. Cuman Ducati GP8 punya Stoner yang sanggup sampe 19ribu, itu juga tenaganya terlalu gede hingga Stoner sendiri gak bisa nguasain, makanya diturunin lagi jadi 18ribu RPM. jadi CDI BRT Hyperband/dualband tu sama aja,gak ada bedanya asal settingannya pas.paling bedanya CDI BRT Dualband tuh pemasangannya lebih simpel tinggal copot CDI ori dan plek deh,gak ribet kayak Hyperband yang harus di jumper sama CDI Ori’y..

Untuk jadiin Mx loe tambah gila tuh gampang tinggal lakuin za tips berikut :

CDI : klo dompet paspasan pke CDI BRT Hyperband/Dualband tapi kalo lagi banyak pke CDI XP HP 7 Andrion/Cheetah Power/Rextor Monster/Ciomas ato juga pke Vortex. Koil : Supra X 125 ato Blue Thunder 2 Busi : Denso Iridium ato NGK Platinum pilot/main jet : 27/204 tapi kalo karbu orsi mau di ganti pke karbu yang venturinya lebih besar ga usah ganti Pilot/main jet. Karburator : Keihin no 26/28 ato bisa pake koso no 26/28 kalo mau lebih mantap pke karbu Mikuni TM24/TM28-sudko.Harga untuk TM24 Rp 1,5 jt dan TM28 Rp 1,7 jt. Blok mesin/Piston : di bubut silinder kopnya/piston standar.klo mau lebih gila ada di JKT paket Bore Up Mx jadi 165Cc+CDI XP HP 7 Andrion+koil XP Andrion Series CMC 2 A cuma Rp 2.400.000,00. Per Klep/klep : per klep dan klepnya pke TK Racing Kampas/per Kopling : karisma/BRT ato pke paket kampas dan per kopling TDR terus rumah kopling di jebolin supaya tambah mantap Gear set : ganti pke RX King 15-37 harga Rp 160.000,00 noken AS (CAMSHAFT): di bubut ato ganti pke HISPEED harga Rp 450.000,00 ato katanya ada orang bengkel bilang pke Camshaft Andrion SR-7 Harga belum di ketahui. Terakhir Cabut smua Dekompresi… eits jngn lupa pke cakram belakang biar Mx loe tambah gagah!!

DI JAMIN MX ANDA JADI KEBUT BANGET DI ATAS STANDAR,malah V-Ixion juga bisa kalah!!!! SELAMAT MENCOBA DAN BEREKSPERIMEN!!! WARNING AND CAUTION : “THIS TEXT AND ARTICLE JUST FOR JUPITER MX 135Lc ONLY, NOT FOR OTHER MOTORCYCLE”

CARA MUDAH SETING KARBURATOR MOTOR 4 tak Cara mudah seting karburator yang murah meriah adalah di seting sendiri tanpa harus pergi ke bengkel. Ombobon akan mencoba menjelaskan proses penyetelan karburator standart yang sangat mudah, tetapi lebih bagus kalau karburator di bersihkan dulu dan filter bensin serta filter udara juga ikutan di bersihkan supaya kotoran atau endapan yang ada didalamnya dapat di buang begitu juga dengan pilot dan main jet ikut bersihkan. Untuk pilot dan main jet kalo bisa di bersihkan dengan carburator cleaner supaya waktu lebih singkat tapi kalo gak punya ya… pake bensin aja ato pake tiner kalo punya. Setelah dibersihkan pasang kembali sparepart karburator ke posisi semula dan tempatkan ke manifold dengan baik dan benar…. kalo tidak bisa terjadi kebocoran pada sambungan. 1. Putar ke kanan setelan angin sampai mentok kemudian putar balik ke kiri untuk motor bebek 1,4 – 1,5 putaran dan untuk motor sport sampe 2,5 putaran. 2. Setel gas untuk putaran 3000 – 5000 rpm 3. Hidupkan mesin……bremmm…bremmmm 4. Kemudian Setel baut angin sampai posisi suara mesin tertinggi atau suara knalpot tidak nembak walau sekecil apapun kira kira antara 1,4 1,6 putaran untuk motor bebek. untuk motor sport dari 2,4 – 2,6 putaran. 5. Jika sudah ketemu suara mesin tertinggi maka turunkan setelan baut gas hingga posisi idle atau gak matian…..(900 -1100 rpm).. 6. Lalu cek sekali dua kali untuk di gas…. bremmm…..bremmmm dan setelah posisi idle mesin gak mati …maka motor sudah enak di ajak jalan jalan dan mudah mudahan irit. 7. Kalau masih mati ulangi proses dari pertama biar puas…puas. 8. gambar menyusul. 9. Semoga bermanfaat.

Cara Setting Main Jet dan Pilot Jet Karburator

Banyak bikers yang tidak puas dengan setingan mesin dari pabrikan. Apalagi motor sudah dikorek maka main-jet dan pilot-jet karburator perlu di setting ulang. Setingannya tergantung pada korekan motor masing-masing, yang penting bedakan rasa tarikan motor di mesin. Lakukan penyetelan gas dan angin secara tepat. Jika motor dicoba digeber atau gasfull terus tarikannya kurang maka setelan main jet kurang pas. Coba naikan setelan 5 angka dulu. Setelah itu, coba tarik gas lagi. Jika pada tarikan gas yang tinggi masih ada jeda pada pasokan bensin atau masih mberebet, berarti main-jet masih kurang juga. Bisa naikan satu step lagi, atau jadi 7 atau 7,5 angka. Biasanya, untuk korekan harian kenaikan itu sudah cukup tinggi. Sebaliknya, jika saat di gas malah terasa mbrebet di putaran atas. Itu artinya, kenaikan main-jet yang dilakukan terlalu besar dan harus diturunin. Selain mbrebet, setelan main kegedean maka akan berdampak bensin menjadi boros. Bensin terbuang dan tidak terbakar maksimal. Bisa dilihat di busi. Kalau cepat sekali hitam, berarti setelan main jet terlalu besar, ciri-ciri kondisi bisa dilihat pada tema busi. Sementara untuk setelan pilot-jet karburator, coba hal ini. Nyalakan motor, jika motor susah hidup setelah dilakukan penyetelan atau bisa hidup tapi pada putaran bawah tampak seperti ada jeda atau kosongnya tarikan seperti bensin tidak jalan. Itu artinya pilot-jet tidak pas, perlu dinaikan. Cara menaikkan juga bertahap. Sama seperti kenaikan main-jet, coba dinaikan 5 angka dulu, jika masih kurang bisa dinaikkan satu step lagi antara 5 sampai

7,5 angka. Tentu saja, tergantung karakter mesin msing-masing dan jenis karburator. Tapi biasanya setingan pilot dan main-jet karburator nggak sampai 10.

Doping Performance Suzuki Satria F150

Oleh : oprek / 12-Dec-2008 20:29:37 Motormania, khususnya pemilik Suzuki Satria F150, boleh bersenang hati. Sebab sekarang banyak parts performance untuk mendongkrak tenaga motor itu agar lebih liar. Dibilang begitu, karena tenaga aslinya saja sudah mumpuni untuk diajak ngebut.
Nah, bagi yang belum merasa puas, tinggal tambahkan doping pemacu tadi. Dari knalpot hingga busi juga telah tersedia. Sok, pilih sesuai kemauan dan dana di kantong. Tetapi ingat, karakter peranti juga kudu diperhatikan. Tujuannya, agar jangan sampai bentrok sama peranti aslinya. Maksudnya, setelah pakai part itu, eh akselerasi motor malah memble. Sebab, semua alat itu saling terkait antara satu dan lainnya. Apa aja sih ? Mari kita bedah bersama!

Per Kopling Buat menyempurnakan penyaluran tenaga mesin, harus didukung entakan kuat. Maksudnya, respons tendangan balik per kopling. Kerenggangan per pun tetap terjaga. Sebab kampasnya tak selalu bergesekan dengan pelat kering. Sehingga peranti itu lebih awet. Punya engine bagus, tapi bila entakan koplingnya tidak, sama juga bohong. Rpm mesin tak akan menyentuh putaran tinggi, ujar Cepi, mekanik Pro SE. Solusinya, bisa pakai merek Inspiro dijual dengan harga Rp 150 ribu (hitam) dan Rp 100 ribu (kuning).

CDI Kuda besi sekarang banyak dilengkapi CDI dengan pembatas rpm alias limiter. So, jangan protes kalau puncak tenaga mesin enggak pernah kesampaian. Baiknya, ganti tipe CDI unlimiter, ujar Sumantri bos Chips Motor di Pos Pengumben, Jakbar. Sudah banyak CDI impor yang datang untuk memuaskan hasrat ngebut para F150-ers. Misalnya, CDI racing buatan Thailand, seperti LEK, Shindengen dan TDR. Harganya bervariatif antara Rp 1,1 sampai Rp 1,7 juta. Namun tak ada salahnya mengaplikasi buatan lokal! Sebab, kualitasnya tak kalah bersaing dengan peranti pengapian dari Thai itu, lo! Sayang, baru satu buatan Indo yang berani bertarung. Yakni merek BRT yang bisa ditebus dengan harga Rp 550 ribu. Knalpot Untuk menyalurkan gas buang, pilihan knalpot yang ideal jadi penentu akselerasi. Sebab jika tak tepat, lari motor malah tertahan. Knalpot besar belum tentu menambah power mesin, ujar Dodo dari Dodo Motor Sport Racing, di Cileduk, Tangerang. Selain tertahan, jika mengaplikasi tipe gambot, terkadang tenaga cendrung ngempos alias terbuang percuma. Maka pemilik Satria F150 (F150-ers), harus pilih yang memiliki spesifikasi volume sesuai karakter mesin.

Pilihanya, beragam knalpot impor dan lokal bisa jadi diaplikasi. Misal, buatan Thailand seperti merek Yoshimura. Terbagi 2 macam, tabung bahan titanium dilego Rp 2,3 juta dan stainless steel Rp 1,1 juta. Lainnya, merek Endurance model silencer oval ditawarkan Rp 1 juta. Lalu Performance lapis karbon ditawarkan Rp 1,3 juta dan penyalur gas sisa pembakaran berbahan stainless steel merek KR9 buatan Thailand dilepas Rp 1,1 juta. Bila tak ingin mengganti keseluruhan bagian knalpot, cukup tukar silencernya saja. Buatan lokal bisa jadi alternatif, soal kemampuan tak kalah dibanding merek Thailand. Misal merek Sinergy dilego Rp 400 ribu. Lainnya, merek Five Star dengan harga Rp 350 ribu dan bisa tembus hingga 12 ribu rpm. Karburator Beralih ke piranti penyalur semburan bensin alias karburator juga banyak. Mulai bikinan Amrik, Jepun hingga Taiwan dapat digunakan. Ukurannya dari 28 hingga 32 mm ujar An An Kuda juragan Pro SE Racing di kawasan Kebon Jeruk III, Jakbar. Nah, bicarain karbu, tinggal pilih. Mau merk Keihin atau Mikuni ? Keihin tipe PWK 28 mm, buatan 3 negara diatas, dilepas Rp 950 rb – Rp 1,9 juta. Tipe FCR 28 mm vacuum Rp 3,5 juta.

Merek serupa untuk Honda NSR SP bisa dijagokan buat F150 Sedang Mikuni, hanya tersedia dua option. Tipe TM28 mm, pilih buatan Taiwan yang dijual Rp 1,2 juta atau Jepun Rp 2,1 juta. Bedanya ada dibagian tengah. Racikan Jepang mengaplikasi nosel, jarum skep dan cut away (bibir karbu) yang lebih besar ketimbang Taiwan. Busi Sabar ! Meski Satria F 150 telah dilengkapi OIL COOLER, mesin juga butuh pendinginan tambahan. Ingin pasang dua peredam panas mesin ? Wah, enggak mungkin, tuh ! Jalan keluarnya pakai aja busi tipe dingin. Merk NGK Platinum CR8EGP, dilego Rp 90 ribu.

Hadirnya noken as atau kem racing di pasaran kadang bikin bingung pecinta kebut. Produk ini, banyak dijual dengan iming-iming bikin besutan ngibrit. Benar nggak sih? Agar gampang kudu paham dulu batasan kencangnya motor yang diinginkan. Maksudnya, untuk korek harian atau buat kompetisi. Pasalnya, karakter tiap kem yang ditawarkan berbeda lho. Apalagi nggak jarang juga, produk itu tak mencantumkan spek atau ubahan kem di kemasan. Jadi bikin tambah bingung kan? Sebagai patokan untuk kohar (korek harian) biasanya bermain di angka 280 derajat. Beda sama tipe kompetisi yang lebih banyak main di angka 330º. Kalau WRD, memang untuk kohar. Jadi durasi-nya sekitar 270-280 derajat,” ungkap Jap Sun Kin, distributor kem merek WRD dari PT Suplaindo Sejahtera (SS). “Makin besar durasi, membuat noken as membuka lebih lama. Kem itu lebih cocok buat karakter motor yang menginginkan top-speed. Ubahan ini, membuat mesin condong bermain di putaran menengah ke atas,” tambah Tomy Huang dari Bintang Racing Tim yang jual kem BRT. Nah, mengapa durasi 280º lebih cocok buat kohar, sudah tahu dong jawabnya. Karena lebih cepat menutup dan membuka, tentu ini berpengaruh pada akselerasi. Sebab lebih bermain di putaran menengah ke bawah kan. Sesuai dengan kondisi lalu lintas stop and go. Sama seperti yang diterapkan Tomy Huang pada noken as ubahannya. Buat kohar, berpatokan pada prinsip plug and play alias cukup pasang dan tinggal bejek gas aja. Karena tidak butuh ubahan ekstrem, maka durasi kem lebih bermain di durasi 280º. Klep buang membuka 60º sebelum TMB (Titik Mati Bawah) dan menutup 40º setelah TMA (Titik Mati Atas). Durasinya 60 + 40 + 180 = 280. Sedang buat intake, membuka 40º sebelum TMA dan menutup setelah 80º TMB. Durasinya jadi 300º. “Tapi itu kalau saya menghitung dengan cara sendiri. Yaitu, durasi dihitung

dari 0,1 mm klep membuka,” aku Tomy yang juga kasih garansi setiap kemnya. Namun kalau dihitung pakai hitungan nasional, hasilnya jadi 280º kok. Buat kohar sudah tahu kan? Setiap mekanik, juga punya sudut pandang berbeda mengenai ubahan kem. Enggak sedikit yang berpatokan pada besarnya papasan di peranti penggerak klep itu. “Buat motor kohar sekitar 1–2 mm. Untuk kompetisi hingga 2,5-2,8 mm,” kata John dari John Speed di Pondok Aren, Tangerang. mo lbh jlz lagi ? cari tau di http://www.motorplus-online.com

POBLEM KARBU? KILIK AJA LAGI OKTOBER 29, 2007 By Adi_NSRClub Tugas utama karburator adalah mencampur Bahan Bakar (BB) + Udara (O2). Kira-kira dengan perbandingan range nya BB : O2 adl 1 : 13-15. Pokoknya gmn caranya biar mesin dapet suplai campuran segitu. Kenapa pake range, padahal teori di buku2 pembakaran ideal itu 1:14? Jwbannya adl Karena kondisi mesin & linkungan mempengaruhi settingan campuran BB:O2. Misal: 1. Kompresi makin tinggi BERARTI mesin makin panas BERARTI butuh suplai BB lebih banyak biar mesin gak jebol. 2. Humidity (kelembaban) lingkungan makin tinggi BERARTI campuran BB terkontaminasi air, BERARTI campuran makin miskin, BERARTI bensin hrs lebih banyak. 3. Suhu lingkungan rendah BERARTI suhu kerja mesin turun BERARTI bensin harus dikurangi agar suhu kerja mesin jadi ideal. 4. Knalpot bobokan (Free flow) BERARTI rpm makin tinggi BERARTI suhu mesin meningkat BERARTI butuh BB makin tinggi. 5. & Masih banyak lagi parameter yg harus diperhatiin termasuk desain lubang masuk pada blok yg b’pengaruh dg settingan spuyer sebagai penyalur BB. Itu teori dasarnya. Setting Karbu: Karbu pny 2 spuyer : 1. Satu buah main jet (tuk NSR std ukurannya 130) yg berperan meyalurkan BB saat bukaan gas sekitar setengah putaran keatas 2. Satu buah pilot jet (NSR std ukurannya 45) yg berperan menyalurkan BB dari putaran gas 0 derajat sampe penuh, cm efek dari pilot jet ini bisa dikatakan tidak terlalu signifikan pada bukaan gas penuh N rpm mesin yg sudah tinggi. Hal lain yg berpengaruh dengan setingan termasuk : 1. Ukuran Venturi karbu 2. Jarum skep

3. Stelan angin 4. Power jet. Venturi karbu makin besar maka makin banyak udara yg lewat shg butuh spuyer lebih besar baik pilot atau main jetnya spy campuran bisa pas. Trus kapan kita membesarkan ato mengecilkan spuyer2 tadi? Sebelumnya hrs tahu dulu gejala2 mesin saat kekurangan BB dan kebanyakan BB: 1. “Ngempos” adalah gejala mesin spt kehilangan tenaga yg disebabkan kekurangan BB 2. “Mberebet” adl gejala mesin yg sebenernya dirasa padat cm tenaga seperti tertahan dan kadang dibarengi dengan suara benturan logam kalo settingannya terlalu basah. Berarti kl NGEMPOS mesin butuh BB, kl BREBET mesin kebanyakan BB. Kasus-Kasus Nah berikut kasus2 yg sering terjadi krn masalah pilot jet : 1. Motor kl pagi susah hidup krn begitu gas dibuka ngempos terus mati ya berarti naekin pilot jet. 2. Motor dah jalan tapi sering tiba2 kehilangan tenaga saat putaran gas N putaran rendah berarti naekin pilot jet 3. Motor sering over heat saat jalan pelan berarti minta naek pilot jet 4. Motor brebet di putaran bawah tapi enak di put atas berarti pilot jet kebesaran. 5. Motor gak pake di cuk kl pagi N bisa langsung start (ini jg gak normal) berarti pilot hrs turun. Kesimpulannya, kl ada gejala ngempos,suhu tinggi diputaran yg relatif rendah maka minta naek pilot jet, N kl ada gejala brebet di put rendah jg maka pilot hrs turun. Trus tuk kasus2 mainjet: 1. Mtr dibawa kebut2an sampe putaran atas trus begitu finish jalan pelan2 jadi ngempos dibarengi asep ngebul BERARTI suhu saat putaran tinggi meningkat drastis BERARTI main jet minta naik 2. Nafas motor di putaran atas terlalu panjang berarti mainjet minta naik. 3. Mtr ngelitik padahal yg lain normal BERARTI suhu mesin SANGAT

TINGGI saat putaran atas BERARTI main jet minta naik. 4. Motor Brebet di put atas saja berarti main jet minta turun 5. dll Kesimpulannya, jika mtr Brebet di put atas berarti main jet hrs turun, jika mtr suhunya tinggi di putaran atas berarti main jet minta naik. Note: 1. Setiap ada perubahan ukuran spuyer wajib setting angin 2. Jangan berpatokan pada indikator suhu di dashboard tuk panduan setting krn pasti gak sesuai, ini butuh joki yg feelingnya dah kuat. 3. Adakalanya detonasi tdk bisa diobati dengan naekin spuyer jika detonasinya sudah parah. Ini berarti ada ketidaknormalan pada komponen mesin lainnya.

Yudi’s Blog REVIEW SATRIA F150 July 25th, 2007 by yudhi-mail Review dikit tentang si Satria.. Satria F150, 11 Mei 2007 KM dah 4000 @ 26 Juli 2007 Awal pakai masih inreyen.. KM 100 lsg geber ke bdg non stop sampai sadang, dkt hutan karet.. berhubung sepi langsung geber.. ampe limiter mentok di 11.000 RPM.. berasa tarikan wuuuiiiiihhh asyik banget dah.. narik ampe 133 KM/JAM ga berasa lama, ngacir mas bro.. tapi setelah ngendorin gas karena jantung dah berdebar kencang dari mesin timbul suara dari bagian kopling.. wah matee neh, kopling masih inreyen dah di geber aje.. dalam hati nih kopling kebakar atau selip, tapi tarikan masih maknyoosss.. apa karena oli belum melekat sempurna ke mesin?? hal tsb masih terjadi bila gas gi geber ampe RPM 11.000 trus kendorin gas pasti bunyi lagii.. tapi hal tersebut hilang setelah KSG 2 KM 3.000 apa karena inreyen ya?? kurang tau nih.. Oli masih pake SGO stndar pabrik.. setelah merasakan performas standar inreyen.. setelah KSG 2 berniat untuk ganti knalpot.. wuih ternyata setelah diliat banyak yg pakai YOSHIMURA,ENDURANCE,DBS,CMS.. jadi pengen.. TApiiiii setelah di cek harga bujug dah.. mahal amit.. buat knalpot aja ampe berjut-jut.. dengan berat hati terpaksa pilihan jatuh ke AHRS model b00l monyet.. Suaranya Ok juga ga kalah sm yg Impor itu.. tarikan Ok.. cuma disini PJ diganti dgn ukuran 15, hasilnya sama aja dgn knalpot standar PJ standar limiter tetep 11.000 RPM.. setelah merasakan performa yg tidak banyak

berubah, berhubung di rumah punya stok PJ 20; 22,5;27,5 bekas si Jupiter Z akhirnya dipilih yg PJ 20 merk KITACO.. setelah dipasang, wah koq langsam rendah ya, trus di stel deh setelan gas nya.. dipilih langsam RPM 1.000 lumayan jarang mati, walau masih mati kadang2 kalo masih dingin mesinnya.. lalu tes di Kalimalang depan Metropolitan Mall sampai RS Budi Lestari.. Setelah di tes.. wuih gila RPM 5.000 ke atas lebih cepat dibanding knalpot standar PJ standar dan PJ 15 knalpot AHRS.. dan juga limiter bergerak naik menjadi RPM 12.000 gile dah Satria emang ngacir… Cuma ya bensin nambah dikit (feelingnya) oh ya bensin pake Petronas Primax95.. enteng bangat pake bensin ini.. yah dengan ubahan segini cukuplah buat nempel Scorpie, Raja, kalo MX yah saya ngalah aja deh.. ntar rontok lagi motor ane hehehehe… sekian dulu rencana kedepan sih mau ganti ban dengan tapak lebar biar tambah garang.. Ride safety Bro.. Posted in Uncategorized | No Comments »

BACA SEBELUM MEMBELI July 25th, 2007 by yudhi-mail Ganti CDI dapat meningkatkan tenaga 8% irit bensin 20%.. Ganti coil racing dapat menghemat bensin 20%,power meningkat 10%.. hmm, tarikan nambah, tapi bensin irit.. logikanya:makan dikit, tenaga nambah.. hmmm… benarkah itu.. ok deh.. akhirnya saya pakai CDI BRT Hyperband, coil racing blue thunder buat jupie saya.. memang tenaga nambah dikit ( tp dgn jumlah uang yg dikeluarkan ga sebanding ) mungkin lebih bijak ( bagi anda speed goers ) untuk menambah kapasitas mesin baru yg lain mengikuti.. daripada kita beli barang berbau racing yg membuat dompet jadi racing juga.. lebih baik mengubah sesuatu yg memberikan hasil yg signifikan, seperti seting PJ, MJ, Ganti Knalpot, dan terakhir oversize atau bahkan bored up ( tp jgn yg ekstrem ) lebih terasa perubahannya.. ( walau tdk ada pendukung hanya hasil review aja ).. secara ga punya mesin dyno test

PELENGKAP KOREKAN kalo udah melakukan tips korekan yg terdahulu sebagai pelengkap, ada beberapa hal yg perlu disempurnakan seperti per klep diganti yg lebih keras agar gejala floating ( klep telat menutup, baik in dan ex klep, sehingga menyebabkan kompresi bocr dan klep menabrak piston ) dan per kopling agar lebih menggigit dan bahan gunakan yg lebih baik dari aslinya sehingga tenaga mesin dapat tersalurkan optimal ke roda kemudian dari sektor sasis.. hal yg sangat krusial adalah semakin kencang mesin daya henti yg dibutuhkan juga semakin besar, jadi rem harus di upgrade juga. seperti bahan kampas rem dari karbon, keramik seperti buatan lokal BRT, rotor ( disk cakram depan ) pakai diameter yg lebih besar seperti TZM, Ninja, PSM, Daytona.. untuk roda belakang bisa diganti bahan kampas remnya atau juga diganti sistemnya menjadi cakram.. terakhir saran dari saya, relatif sih.. bagi speed goers bisa menambah kapasitas oli pada sok depan sehingga sedikit lebih keras dampaknya kenyamanan agak berkuran, tapi sektor depan lebih stabil tidak mudah amblas pada saat hardbraking.. untuk sok belakang dapat menggunakan sok tabung (tapi yg asli loh) yg isinya nitrogen sehingga oli pada sok tidak mudah berubah kekentalannya.. sehingga lebih stabil pada saat kecepatan tinggi dan berbelok

KOREK MESIN Dear All.. Bagi anda yang masih penasaran denga power mesin motor anda khususnya 4-tak, dalam blog ini saya akan coba bagi tips bagi rekan semua, walaupun saya bukan mekanik atau pembalap ( pemuda berbada gelap ) hehe, jadi kalo ada salah kata dan salah tips mohon maaf sebesar-besarnya.. 1. Ganti knalpot free flow langkah pertama yg cukup sederhana adalah mengganti knalpot standar dengan yang racing atau free flow yaitu knalpot yang dapat melepas hasil pembakaran secara cepat ke udara, tapi perlu diperhatikan bukan sekedar knalpot.. ada 2 tipe yaitu pendek dan panjang. pendek untuk mengejar akslelerasi cocok untuk dalam kota. kedua panjang untuk mengejar nafas panjang cocok bagi anda penggemar turing.. dari bahan juga ada yg almunium, besi dan stanlees steel.. saya menyarankan stanless steel dimana warna besi agak redup dibandingkan besi yg lebih terang.. kelebihannya bahan stanlee anti karat dan bahan besinya tidak mudah berubah bentuk lehernya karena kena panas mesin.. untuk merek ada yg lokal dan import, yang lokal ada AHRS, AJM, AKRS, AHAU, HRP sedangkan import Yoshimura, DBS, Endurance, TDR.. oh ya untuk yang import rata2 harga ++ Rp 500.000 kurang dari itu mungkin buatan lokal yg ga jelas.. 2. Setting karburator Setelah ganti knalpot, lebih baik karburator di seting lagi.. bisa dari yang paling mudah stel anginnya, bila masih kurang responsif dapat mengganti pilot jet 1 tingkat lebih tinggi, i.e honda grand pilot 38 dapat diganti jadi 40, atau new vega r pilot 17 dapat diganti menjadi 20.. bila anda ingin nafas motor lebih panjang lagi anda dapat mengganti main jet 1 tingkat lebih tinggi.. untuk merek ada KITACO, EXTREME atau dari keihin dan mikuni sesuai dengan merek dan jenis karbu bawaan motor 3.porting & Polish mungkin anda bertanya, apa itu porting? apa itu polish? polish ada menghaluskan jalur bensin dan jalur hasil pembakaran.. bila kita melihat jalur pemasukan bensin seperti leher angsa dan intake exhaust motor di kepala silinder, kita lihat bahwa jalur tersebut masih ada kulit jeruknya dimana kulit jeruk tersebut tidak rata sehingga mengganggu jalur masuk dan keluar bensin sehingga kecepatan bensin tertahan mengakibatkan akselerasi agak telat.. mengatasinya kita dapat menghaluskan jalur tersebut agar kecepatan bensin tidak tertahan dan akselerasi sedikit bertambah.. porting adalah jalur masuk dan keluar bensin.. bentuk porting standar mengejar

ekonomis, bagi anda speedgoers anda dapat mengakali intake dan exhaust, biasa untuk porting ini termasuk tahap extreme karena merubah arah porting dari kendaraan standar jadi kalo mau di normalkan harus beli head silinder baru.. FYI biasanya yg ahli dan paham mekanik balap yang terpecaya, karena arah porting yg tidak fokus hanya menyebabkan boros, bosh klep bocor.. makanya dibilang extreme kalo kurang puas juga dapat mengganti klep dengan yang lebih besar.. sehingga bensin yang lewat juga semakin banyak.. 3. Naik Kompresi Untuk naik kompresi, kita dapat melakukan dengan yang sederhana sampai yg extreme.. untuk yang sederhana kita dapat melepas paking head seilinder seperti di honda supra fit, grand, suzuki satria F dimana pada head silinder terdapat 3 lapis paking, kita dapat melepas 2 paking yang lain kita sisakan paking tengah yang paling tebal.. untuk yang extreme kita dapat membubut head silinder atau blok silindernya, tapi lebih baik blok silinder karena kalau head silinder yg dibubut dapat mengubah bentuk ruang bakar dan di standarkan lebih mudah bila blok yg dibubut. Kita tinggal pasang kan paking yg lebih tebal setebal bubutan yg dilakukan.. Oh ya naik kompresi dapat dilakukan denga over size atau over bore ( over bore mengganti piston yang lebih besar dari batas over size pabrikan ( 0,25 mm; 0,50; 0,75; 1,00 mm).. i.e honda supra ganti piston kawak blitz joy ( 50 mm menjadi 56 mm ) 4. Ganti kem durasi tinggi Untuk kem kita dapat bikin sendiri yaitu mengolah kem standar menjadi kem berdurasi tinggi keuntungannya bisa sesuai kemauan mekanik, bagi anda yg ingin simpel.. mudah dipasang, tanpa bubutan anda dapat menggunakan kem durasi tinggi dari merek yg ada dipasaran.. i.e AHRS, AJM, AHM, HRP, LHK, Mr Ya, Kitti, TDR dll 5. Karburator XL Bila masih merasa nafas dan power belum keluar anda dapat mengganti karburator dengan yg lebih besar.. untuk bebek 110 bisa pake ukuran 24 mm dari motor lain seperti GL 100, RX-S.. untuk bebek 125 bisa pake ukuran 26, 28 mm seperti rx-king, nsr-sp, GL-PRO, ninja r.. bisa juga karbu aftermarket seperti keihin, mikuni, daytona dll.. 6. Setting Final Gear Yang paling penting dari semua walau hanya nilai 1,2 dan 3 saja.. seting final gear perlu dilakukan agar power dapat digunakan sebaik mungkin sesuai dengan kondisi jalan yang sering anda lewati.. bila banyak stop n go atau jarak pendek2 jalannya, anda dapat meringankan perbandingan final gear.. i.e final gear standar depan 14 belakang 36 (14/36).. untuk

meringankan anda dapat menambah gear belakang lebih besar 2 atau 3 mata atau menurunkan gear depan 1 mata (14/39; 13/36) untuk jalan yg lebih panjang2 anda dapat melakukan hal kebalikannya.. Baiklah peroda semua selamat ngebengkel.. Ride safely bro..

KEEP ROLLING saya sering melihat di milist2 bikers.. khususnya tentang kekuatan motor (maklum speedcholic) dapat saya simpulkan mereka mengaku-aku bahwa sepeda motor mereka paling kencang, irit, gaya dsbnya bagi saya kesemua itu adalah selera masing2 individu, kita tidak bisa memaksakan kehendak kita ke orang lain betul tidak (aa gym mode).. untuk kelas bebek.. khususnya H***A dan Y****A.. sebenarnya, kita memilih motorkan tidak asal pilih tetapi dengan berbagai macam pertimbangan yg mungkin bisa sama dengan orang lain atau bahkan bertolak belakang dengan orang lain.. sebagai contoh, si bohay dan si camping (maaf, cuma buat contoh tidak ada maksud menjelekan).. si bohay tidak mau kalah, model keren seksi, irit, service gampang, harga jual tinggi.. si camping tidak mau kalah juga, yg lain semakin ketinggalan, bahkan si H***A aja kalo di salip langsung berntakan jadi barang rongsokan ( itu di iklannya loh, bukan menurut saya) bisa menceritakan bahwa si bohay dah ketinggalan jaman sudah harus di-kilo-in.. kenapa si bohay mengaku terbaik, kenapa si camping mengaku terdepan.. yah karena itu merupakan bahasa marketing dimana setiap prodk mempunyai segmen, targeting dan positioning masing2.. si bohay, irit, gaya, service mudah, harga jual tinggi (tapi menurut saya harga beli juga tinggi).

si camping, cepat, irit (dikelasnya), service mudah, harga beli yang sebanding dengan teknologi yg ditawarkan, aksesoris cukup banyak melimpah. jadi bila bro semua mengklaim mengaku motornya terhebat, jawabnya ya BETUL karena itu merupakan pilihan yg sesuai dengan kebutuhan.. jadi alangkah baiknya bila kita tidak saling menjelek2an orang lain.. lebih baik safety riding di jalan.. tapi buat saya sepeda motor itu harus kuat,cepat, lincah, irit (dikelasnya).. seperti satria 150 putih biru.. jd kalo ada yg bengal di jalan bisa “menegur” secara halus hehehehe… tancap mang…..


sketsa new thunder

April 9, 2011


LEMBAGA KELUARGA

Desember 1, 2010

Keluarga merupakan lembaga sosial yang paling mendasar diantara semua lembaga sosial lainnya yang berkembang. keluarga juga dapat digolongkan sebagai kelompok primer karena anggotanya saling mengadakan kontak secara langsung dan ada keintiman diantara anggotanya.

Menurut horton dan hunt (1987). istilah keluarga umumnya digunakan untuk menunjukan beberapa pengertian, yaitu sebagai berikut.

a. suatu kelompok yang memiliki nenek moyang yang sama.

b. suatu kelompok yang memiliki nenek moyang yang disatukan oleh darah dan perkawinan.

c. pasangan perkawinan dengan atau tanpa anak.

d. pasangan perkawinan yang mempunyai anak.

e. seorang duda atau janda dengan beberapa anak.

 

2. BENTUK-BENTUK KELUARGA

keluarga dapat dibedakan atas beberapa bentuk berdasarkan sejumlah kriteria, antara lain diuraikan sebagai berikut.

a. berdasarkan bentuk dan jumlah anggotanya

1. keluarga batih (nuclear family)

merupakan satuan keluarga terkecil yang terdiri atas ayah , ibu, dan anak yang belum menikah.

2. keluarga luas (extended family)

keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, anak, dan keluarga dari pihak ayah maupun ibu yang tinggal bersama-sama.

b. berdasarkan ikatan keluarga

1. keluarga konsaguinal

keluarga konsaguinal menekankan pentingnya ikatan datah, misalnya hubungan antara seseorang dengan orang tuanya.

2. keluarga konjugal

menekankan pada pentingnya hubungan perkawinan (antara suami dan istri); ikatan suami dan istri cenderung lebih penting dibanding ikatan dengan orang tua.

c. berdasarkan maknanya bagi individu

1. keluarga orientasi (family orientation)

adalah keluarga yang didalamnya seseorang telah dilahirkan. makna bagi individu keluarga adalah masa lalu.

2. keluarga prokreasi (family of procreation)

adalah keluarga yang dibentuk seseorang dengan jalan menikah dan mempunyai keturunan. makna bagi individu keluarga adalah masa depan.

 

 

 


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.